Konsisten Pertahankan Pelayanan Publik Prima, BPOM Raih Penghargaan Kementerian PANRB

22-11-2023 Umum Dilihat 626 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Sebagai bentuk penerapan reformasi birokrasi berdampak, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) kembali menyelenggarakan Pemberian Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2023 pada Selasa (21/11/2023). Penghargaan tersebut diberikan kepada instansi yang dinilai sebagai Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik (PEKPPP). 

BPOM menerima penghargaan sebagai salah satu lembaga dari Kategori Tiga Terbaik Kementerian/Lembaga (K/L) PEKPPP Tahun 2023 . Penghargaan diberikan oleh Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas dan diterima oleh Sekretaris Utama BPOM RI, Rita Mahyona.

Penilaian penyelenggara pelayanan publik mengacu pada hasil PEKPPP internal yang dilakukan Tim Evaluator Internal BPOM setelah mengevaluasi tiga lokus PEKPPP yang mewakili output layanan administrasi, jasa, dan barang publik. Aspek yang dinilai terdiri atas kebijakan pelayanan (24%), profesionalisme sumber daya manusia (SDM) (25%), sarana prasarana (18%), sistem informasi pelayanan publik (11%), konsultasi dan pengaduan (10%), serta inovasi (12%). Hasil evaluasi mandiri tersebut kemudian diverifikasi oleh Kementerian PANRB dan BPOM dinyatakan sebagai tiga besar perolehan nilai tertinggi antar K/L bersama dengan Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik.

Selain penghargaan tersebut, BPOM juga menerima penghargaan sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Terbaik Penyedia Sarana Prasarana Ramah Kelompok Rentan. Penghargaan ini diterima oleh Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta, Bagus Heri Purnomo, sebagai Kepala Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. 

Untuk kategori Penyedia Sarana Prasarana Ramah Kelompok Rentan terbaik ini, penilaian mengacu kepada Pedoman Menteri PANRB Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pemantauan dan Evaluasi Penyediaan Sarana dan Prasarana Ramah Kelompok Rentan. Aspek penilaian mencakup Aspek Pemenuhan (40%), Aspek Kualitas (50%), dan Aspek Pendukung (10%).

Bersamaan momen pemberian penghargaan tersebut, juga dilakukan Peresmian 12 Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Peluncuran Jaringan Inovasi Pelayanan Publik Nasional (JIPPNas). Dalam sambutannya, Menteri PANRB menyebut bahwa PEKPPP serta peresmian MPP dan peluncuran JIPPNas ini ditujukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dari unit pelayanan publik di seluruh Indonesia. 

“Berdasarkan hasil PEKPPP tahun 2023, dihasilkan Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 3,88 yang termasuk dalam kategori Baik. Dari hasil evaluasi, terdapat 61 unit pelayanan publik (UPP) kementerian/lembaga, 26 UPP provinsi, 48 UPP kabupaten/kota, dan 10 UPP BUMN yang mendapatkan kategori prima,” ungkap Menteri Anas. 

“Penghargaan yang diberikan pada hari ini merupakan bentuk apresiasi bagi unit dengan praktik penyelenggaraan pelayanan publik yang prima. Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pimpinan instansi pemerintah yang telah menunjukkan komitmen dan konsistensi nyata dalam mewujudkan pelayanan,” tutupnya. (HM-Chandra) 

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana