Kunjungan Mahasiswa Akademi Farmasi Samarinda

19-06-2009 Umum Dilihat 2648 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Pada hari Rabu 17 Juni 2009, mahasiswa Akademi Farmasi Samarinda yang berada di bawah naungan Yayasan KAGAMA Kaltim dengan didampingi oleh dosen pembimbing mengadakan kunjungan ke Badan POM RI. Kedatangan para mahasiswa diterima oleh Kepala Bagian Pengembangan Pegawai, Dra. Diah Tritunggariani, M.Kes, yang mewakili Kepala Biro Umum Badan POM. Pada kesempatan tersebut, disampaikan presentasi mengenai Badan POM oleh Kepala Bidang Informasi Obat, Budi Djanu Purwanto, SH, MH. Dalam presentasi dipaparkan mengenai latar belakang pendirian Badan POM, kedudukan, tugas, fungsi, kewenangan, struktur organisasi, visi, misi, produk yang diawasi oleh Badan POM, mekanisme pengawasan, dan sebagainya.

”Pengawasan yang dilakukan oleh Badan POM merupakan pengawasan ”Full Spectrum” meliputi pengawasan pre-market sebelum produk dipasarkan sampai dengan pengawasan post-market”, demikian disampaikan oleh pembicara, “Semua itu dimaksudkan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat keamanan, kemanfaatan dan mutu serta melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan dan penggunaan yang salah dari NAPZA (Narkotik, Psikotropik dan Zat Adiktif) dan Obat”. Disampaikan juga bahwa ”Pengawasan obat dan makanan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah (dalam hal ini Badan POM), tapi juga dilakukan oleh produsen dan masyarakat. Peran serta aktif masyarakat, termasuk para mahasiswa sangat diharapkan untuk membantu tugas Badan POM. Apabila ada pengaduan mengenai produk dalam cakupan pengawasan Badan POM, dapat disampaikan melalui Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) pada nomor telpon (021) 4263333 atau HP (021) 32199000. Jika diperlukan informasi tentang obat dapat menghubungi Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas) di nomor telpon (021) 4259945 (jam kerja) atau HP 08121899530 (di luar jam kerja)”.

Dipaparkan juga mengenai Pusat Informasi Obat dan Makanan (PIOM) Badan POM RI dan secara khusus juga membahas layanan apa saja yang dapat diperoleh dari PIOM. Layanan yang dimaksud diantaranya layanan dari Pusat Informasi Obat Nasional (PIO Nas), Sentra Informasi Keracunan Nasional (Siker Nas), Perpustakaan Badan POM RI serta informasi melalui website www.pom.go.id.

Kunjungan ini diikuti oleh 39 orang mahasiswa yang disertai oleh 3 orang dosen pendamping. Mahasiswa yang datang berkunjung terlihat sangat antusias dengan berbagai penjelasan yang disampaikan oleh pembicara, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Beberapa pertanyaan yang diajukan diantaranya mengenai bagaimana cara Badan POM melakukan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) kepada semua lapisan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, mengapa produk-produk yang mengandung bahan berbahaya baru ditemukan setelah produk tersebut lama beredar di pasaran, pengujian apa saja yang dilakukan oleh Badan POM untuk mencegah bahan berbahaya dalam produk dan kapan saja dilakukan, mengapa Badan POM harus bekerjasama dengan POLRI, serta pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Pada akhir kunjungan, dosen pendamping mewakili Ketua Yayasan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Badan POM terhadap dunia pendidikan khususnya terhadap mahasiswa Farmasi. Hal ini sangat dirasakan dari dua kali kunjungan yang pernah dilakukan oleh Akademi Farmasi Samarinda. Disampaikan pula bahwa apa yang dipresentasikan dan didiskusikan pada kunjungan tersebut sangat bermanfaat untuk menambah wawasan mahasiswa.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana