Menteri Kesehatan Kunjungi Pelayanan Publik dan Laboratorium Pengujian Obat dan Makanan

22-11-2023 Umum Dilihat 2015 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin beserta jajaran melakukan kunjungan ke Kantor Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat di Jalan Percetakan Negara No. 23, Jakarta, Jum’at (17/11/2023). Kunjungan ini disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPOM, Lucia Rizka Andalusia beserta jajaran pimpinan di lingkungan BPOM.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala BPOM mengajak Menteri Kesehatan untuk meninjau infrastruktur yang ada di BPOM, di antaranya BPOM Command Center (BCC) yang terletak di gedung Garuda. Budi Gunadi mengapresiasi BCC yang memiliki fungsi pemantauan proses bisnis BPOM secara komprehensif dan real time. Tim BPOM menjelaskan bahwa BCC dibangun dengan mengadopsi konsep ruang kemudi kapal. BCC juga menggambarkan pengendalian pengawasan dan pengambilan kebijakan pengawasan obat dan makanan oleh BPOM di negara kepulauan Indonesia. 

Menteri Kesehatan dan jajarannya juga mengunjungi Pusat Pelayanan Publik di BPOM di Gedung Athena. Pada kesempatan kunjungan ke Lantai 4 yang khusus disediakan untuk layanan notifikasi kosmetik, Budi Gunadi berdialog dengan petugas pelayanan publik dan mendapat penjelasan mengenai jam layanan dan jumlah pengunjung per hari. 

Laboratorium Biohazard dan Laboratorium Biosafety Level 3 (BSL-3) juga turut dikunjungi tim dari Kementerian Kesehatan. Laboratorium bertaraf internasional yang terletak di Gedung Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional ini dilengkapi dengan fasilitas untuk melaksanakan pengujian COVID-19 di masa pandemi. Tidak hanya untuk pengujian COVID-19, laboratorium ini juga dapat dimanfaatkan untuk pengujian produk lain, seperti obat dan produk biologi yang bersifat karsinogenik/mutagenik/teratogenik yang perlu fasilitas khusus, termasuk pengujian dalam rangka bioterorisme. 

Pada diskusi singkat di akhir kunjungan, Budi Gunadi mengapresiasi sarana dan prasarana pelayanan publik di BPOM. Melalui koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin baik antara kementerian dan lembaga yang menangani bidang kesehatan ini, dapat meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan dalam rangka perlindungan masyarakat. BPOM dan Kementerian Kesehatan juga berkomitmen untuk saling mendukung dalam berbagai program peningkatan kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia serta daya saing bangsa, menuju Indonesia Emas 2045. (HM-Rizky)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

 

 

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana