Pangan Aman Investasi Generasi Masa Depan

22-04-2016 Hukmas Dilihat 1863 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Langit mendung pagi hari ini tak menyurutkan semangat sejumlah pelajar SDN 05 Cipinang untuk mengikuti kegiatan Jambore Keamanan Pangan yang dilaksanakan oleh Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan di Gedung C Badan POM, 21 April 2015. Acara dibuka dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Direktur Surveilans dan Keamanan Pangan, Halim Nababan, kemudian dilanjutkan sambutan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Suratmono.

 

 

Dalam laporannya, Halim menyampaikan bahwa keamanan pangan sangat penting, terutama pangan yang dijual di sekitar sekolah. Ia berharap kegiatan ini dapat dijadikan landasan untuk memperbaiki keamanan pangan, baik yang dijual di kantin maupun pedagang sekitar sekolah. Penyelenggaraan Jambore Keamanan Pangan untuk Anak Sekolah merupakan rangkaian kegiatan Bulan Keamanan Pangan dalam rangka menyukseskan Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April 2016.

 

Sementara itu, Suratmono menghimbau bahwa kesadaran akan pangan aman merupakan suatu kebutuhan yang harus dibiasakan sejak dini. Menurutnya edukasi keamanan pangan harus dilakukan sejak usia SD karena merupakan fase yang penting untuk merubah perilaku. Dengan bekal pengetahuan keamanan pangan yang baik diharapkan para siswa siswi dapat membudayakan untuk mengonsumsi pangan yang aman dan bergizi. “Pangan bergizi hendaknya diseimbangkan dengan keamanan pangan,” ucapnya.

 

Dalam kesempatan itu para pelajar kelas 3-6 SD ini yang juga didampingi oleh Kepala Sekolah dan beberapa guru berkesempatan mengunjungi Laboratorium Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional, Contact Center Halo BPOM, dan Food Safety Corner. Peserta didik terlihat antusias dengan banyak bertanya kepada petugas terkait proses uji laboratorium yang dilakukan Badan POM menggunakan peralatan modern yang canggih. Bahkan beberapa diantara mereka bercita-cita menjadi dokter dan apoteker. Tak sedikit dari mereka yang berkeinginan untuk bekerja menjadi peneliti di Badan POM.

 

Selain itu, kegiatan diisi dengan penyampaian materi secara langsung, dan pemutaran video keamanan pangan. Senyum ceria juga mewarnai semangat adik-adik mengikuti games dan simulasi uji bakteri. Dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran untuk memperhatikan kebersihan pangan dari cemaran fisik, biologi, dan bahaya kimia. Setelah itu dilanjutkan dengan lomba keamanan pangan yang dibagi dalam lima kelompok. Setiap kelompok diberi tugas untuk menjawab soal seputar keamanan pangan. Terlihat mereka semangat dalam mengikuti lomba mengingat sejumlah hadiah menarik sudah disiapkan bagi pemenang lomba. (HM-Fathan)

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana