Jakarta – Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-54 Korpri di BPOM berlangsung meriah pada Jumat (14/11/2025). Seluruh elemen BPOM bersatu padu dalam menyemarakkan rangkaian acara ini dengan memberikan dukungan yang maksimal dalam setiap kegiatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Seminar Literasi Keuangan yang bertajuk “Smart Financial Planning untuk Hidup yang Lebih Berkualitas” di Auditorium Gedung Merah Putih BPOM. Seminar ini bertujuan meningkatkan kesadaran insan BPOM dalam pengelolaan keuangan yang sehat serta menanamkan pentingnya berinvestasi sejak dini.
Kegiatan seminar dibuka oleh Inspektur Utama BPOM Yan Setiadi. Dalam sambutannya, Yan Setiadi mengapresiasi seluruh panitia yang telah berjerih payah dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia menuturkan, seminar literasi keuangan ini bermanfaat bagi aparatur sipil negara (ASN) di BPOM agar kualitas hidup ASN BPOM lebih terjaga melalui pemahaman akan pengelolaan keuangan yang baik.
“Melalui kegiatan ini, kita bukan belajar untuk menjadi kaya, tetapi kita berupaya untuk bisa memahami dan mengelola keuangan kita semakin baik, yang akan berimplikasi pada hidup yang lebih berkualitas dan mewujudkan ASN yang cerdas berfinansial,” tutur Yan Setiadi.
Seminar literasi keuangan ini menghadirkan narasumber dari praktisi dunia keuangan yang memaparkan materi terkait pengelolaan keuangan dan investasi. Beberapa praktisi yang hadir meliputi Muhamad Arif dan Rina Marina dari Bank Mandiri, I Wayan Sridana dari Bank Negara Indonesia (BNI), serta Dian Dinarwati dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Arif & Rina dari Bank Mandiri menyampaikan materi terkait financial planning dengan memaparkan beberapa akar masalah finansial di Indonesia, seperti inflasi, impulsive buying, utang, dan sebagainya yang menjadi indikasi tidak adanya perencanaan keuangan yang baik dan perlu dihindari oleh ASN BPOM.
Lebih lanjut, I Wayan Sridana turut menyampaikan materi terkait perencanaan keuangan dengan menitikberatkan situasi masyarakat Indonesia saat ini yang sangat melekat terhadap pinjaman dan judi secara online. Ia juga mengingatkan akan pentingnya memiliki dana pensiun agar mencegah terjadinya sandwich generation.
Dian Dinarwati dari BSI melengkapi seminar literasi keuangan dengan menyampaikan materi terkait perencanaan investasi syariah. Dalam presentasinya, Dian mengingatkan beberapa prinsip dasar perencanaan keuangan yang baik dan berkah. “Perencanaan keuangan yang baik tentunya harus meliputi beberapa aspek, seperti mengutamakan proteksi baru investasi, mengelola arus kas dengan bijak, menghindari berutang konsumtif, memiliki tujuan yang jelas, serta menerapkan prinsip syariah, yaitu halal dan berkah,” paparnya.
Tidak hanya sisi edukasi, dalam perayaan HUT Korpri di BPOM kali ini juga diselenggarakan kegiatan yang menantang kreasi lewat lomba fashion show yang mengusung tema “Wastra Nusantara”. Peserta merupakan pegawai dari seluruh unit kerja di BPOM pusat serta beberapa unit pelaksana teknis (UPT), yaitu dari Balai Besar POM di Jakarta, Balai POM di Bogor, Balai Besar POM di Serang, serta Balai POM di Tangerang. Hadir sebagai juri pada perlombaan fashion show ini, yaitu Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPOM Elfi Taruna Ikrar, Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri BPOM Elin Herlina, serta menghadirkan Puteri Indonesia Kebudayaan 2025 Syafira Mardhiyah.
Sebanyak 32 pasang peserta memberikan penampilan terbaiknya dalam memukau hadirin serta dewan juri yang hadir. Para peserta menampilkan busana Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia dengan menerapkan prinsip sopan, beretika, dan sesuai dengan norma kerja di lingkungan BPOM. Suasana seisi ruangan riuh dengan dukungan dari berbagai supporter yang turut hadir menyemangati para peserta.
Ditemui secara terpisah, Syafira Mardhiyah memberikan apresiasi atas penyelenggaraan lomba fashion show ini. Ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya untuk menjadi salah satu dewan juri. “Apresiasi yang setinggi tingginya untuk BPOM, ternyata antusiasnya sangat tinggi, baik dari staf maupun unsur pimpinannya yang mendukung. Acara hari ini memperlihatkan bahwa insan BPOM sangat berbudaya dan berintegritas,” tuturnya.
Peringatan HUT Korpri ke-54 di BPOM juga turut dimeriahkan dengan gelaran berbagai stand bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mengusung tema “Pegawai Berkarya UMKM Berdaya,” bazar diikuti oleh pelaku UMKM dari Asosiasi Pengusaha Kecil Menengah Mikro Nusantara (APIMSA), DWP BPOM, serta pegawai BPOM yang memiliki usaha mandiri. Selain menjadi momentum mempererat kebersamaan antarpegawai, bazar ini juga menjadi ajang bagi BPOM menjalin kemitraan dengan pelaku UMKM, sekaligus mendukung penguatan UMKM nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dalam penguatan ekonomi rakyat berbasis inovasi dan pemberdayaan UMKM.
Ragam kegiatan perayaan HUT Korpri ke-54 di BPOM menjadi bukti bahwa edukasi, kreasi, serta pemberdayaan merupakan bagian yang dapat dikolaborasikan dengan baik. Dengan semangat sinergisitas dan jiwa korsa yang tinggi, rangkaian kegiatan tersebut mampu menjadi api penyemangat bagi seluruh insan BPOM untuk tetap cerdas, kreatif, dan mengabdi bagi negeri. (HM-Julio/HM-Herma)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
