Presiden Resmikan SPPG Polri Palmerah, Dilengkapi 4 Parameter Uji Keamanan Pangan

13-02-2026 Kerjasama dan Humas Dilihat 1400 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – “Menurut laporan dari Kepala BGN, [Program] MBG [yang telah berjalan], sudah [menjangkau] 60.200.000 penerima manfaat. [Capaian ini] di antaranya [berkat kontribusi] dan peran dari Polri”.  Demikian disampaikan Presiden Prabowo Subianto usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Presiden menerangkan saat ini Indonesia telah memiliki 22.275 SPPG atau dapur di seluruh provinsi untuk mendukung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). “Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada,” tutur Presiden. “Tapi di seluruh dunia, yang saya pelajari, makan bergizi gratis sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat,” lanjutnya.

Prabowo Subianto menyampaikan Polri telah menunjukkan peran yang sangat penting, termasuk dukungannya terhadap MBG. Presiden berkesempatan meninjau SPPG Polri di Palmerah yang memiliki luas bangunan 400 meter persegi.

SPPG tersebut dilengkapi dengan sejumlah peralatan/perlengkapan standar antara lain filter air, water heater untuk pencucian food tray, dan UV sterilizer untuk membantu menghilangkan bakteri dan virus. SPPG Polri di Palmerah ini juga dilengkapi dengan food security test dengan 4 parameter uji keamanan pangan yang diproduksi di dalam negeri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan saat ini Polri telah memiliki 1.179 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah menjalankan operasionalnya, sementara yang lain sedang memasuki tahap persiapan, pembangunan, dan ada yang baru memasuki tahap peletakan batu pertama.

Sigit Prabowo menambahkan Polri juga membangun puluhan SPPG di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar, termasuk di Papua. Ia menegaskan komitmen dan dukungan terhadap MBG, karena MBG adalah strategi penting pemerintah guna menjamin generasi muda Indonesia tumbuh optimal.

Selain Kapolri beserta jajarannya, hadir dalam peresmian ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Hadir juga Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana dan Kepala BPOM Taruna Ikrar.

Pada kesempatan terpisah, Taruna Ikrar juga menegaskan komitmen BPOM dalam menyukseskan program MBG. Salah satu bentuk dukungan BPOM adalah melakukan pengawalan keamanan pangan dalam program MBG.

Taruna Ikrar menyebutkan pengawasan BPOM sangat penting untuk memastikan sasaran program MBG dapat menerima manfaat yang maksimal dari program ini tanpa menghadapi risiko kesehatan. “Keamanan pangan yang terjamin akan memastikan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga bebas dari kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan,” jelasnya.

Kepala BPOM juga menegaskan bahwa pangan aman, bermutu, dan bergizi seimbang adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan SDM serta ketahanan kesehatan bangsa Indonesia. Taruna Ikrar juga menyatakan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberlangsungan program MBG, demi anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas. (HM-Nelly)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana