Puteri Indonesia Sebagai Influencer Kosmetik Aman di Indonesia

28-02-2024 Kerjasama dan Humas Dilihat 507 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta - BPOM bersama Yayasan Puteri Indonesia menyelenggarakan pembekalan untuk 42 Finalis Puteri Indonesia 2024 pada Selasa (27/02/2024). Plt. Kepala BPOM RI, L Rizka Andalusia menjadi keynote speech dengan mengangkat topik peran Puteri Indonesia sebagai influencer obat dan makanan yang aman.

Plt. Kepala BPOM menyambut baik bahwa informasi obat dan makanan menjadi muatan yang harus dipelajari para finalis Puteri Indonesia. Peran pengawasan obat dan makanan, termasuk kosmetik, tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini BPOM, tetapi keterlibatan swasta dan masyarakat juga sangat penting.

“Apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat dalam pemilihan Puteri Indonesia dan para finalis yang mau dan ingin terlibat dalam pengawasan obat dan makanan, juga yang mau memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana kita mengenali obat, makanan, dan kosmetik yang aman,” jelas Plt. Kepala BPOM.

Dalam paparannya, Plt. Kepala BPOM menekankan sebelum memilih produk obat dan makanan, termasuk kosmetik, harus melakukan Cek KLIK. “K adalah Kemasan, pastikan dalam keadaan baik, tidak rusak, ataupun cacat. L adalah Label penandaan atau informasi pada kemasan harus lengkap, tidak terpisah, tidak luntur, dan terbaca jelas. I adalah memiliki Izin edar BPOM dan terakhir adalah Kedaluwarsa produk tercantum,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Mustika Ratu sekaligus Ketua Panitia Pemilihan Puteri Indonesia, Kusuma Ida Anjani menyampaikan pada tahun 2024 terdapat 42 finalis yang dinilai berdasarkan 3 pilar, yaitu beauty (kecantikan), brain (kecerdasan), dan behavior (perilaku). Mereka merupakan putri-putri terbaik dari daerahnya masing-masing.

“Mereka hadir di sini untuk membawa berbagai misi. Misi untuk perubahan, perbaikan, perkembangan, dan keberlanjutan yang mendasar di berbagai bidang. Di sini juga banyak yang memiliki latar belakang medis, kedokteran, dan bahkan sudah ada yang mulai bisnis klinik kecantikan. Jadi, pemaparan BPOM akan sangat bermanfaat tentang pentingnya kosmetik dan obat aman,” tuturnya.

Sebelum pembekalan, Plt. Kepala BPOM beserta jajaran dan finalis Puteri Indonesia melakukan kegiatan minum jamu bersama. Selepas paparan dan diskusi, kegiatan pembekalan ditutup dengan penyematan selempang “Duta Kosmetik Aman” secara simbolis kepada perwakilan Finalis Puteri Indonesia Tahun 2024 yang berasal dari Aceh, Kalimantan Timur, dan Papua. (HM-Maulvi)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana