Rapat Kerja Nasional Akuntasi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2012

11-09-2012 Umum Dilihat 1784 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bukannya akhir dari perjalanan. Kita semua masih harus terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada tiap simpul dalam siklus pelaporan keuangan, termasuk perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Demikian disampaikan oleh Wakil Presiden Boediono pada saat membuka Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2012 di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan Selasa 11 September 2012.

Karena itu, Wapres mengajak semua instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan. Dengan demikian, pada tahun 2014 seluruh instansi pemerintah bisa mendapatkan opini WTP dari BPK.

Pada pembukaan rakernas ini, Kepala Badan POM bersama 67 pimpinan kementerian/lembaga (K/L) yang mendapatkan opini WTP dengan nilai tertinggi, memperoleh penghargaan yang diberikan secara simbolis oleh Wapres. Selain Badan POM, beberapa K/L yang menerima penghargaan antara lain MPR, DPR, BPK, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB, Badan Intelijen Negara, Badan Kepegawaian Nasional, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Badan Narkotika Nasional dan Perpustakaan Nasional.

Dalam laporannya sebelum pembukaan rakernas, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan bahwa kualitas pelaporan keuangan pemerintah terus membaik, sejak pemberian opini oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2006. Pada tahun 2006 berdasarkan pemeriksaan BPK, hanya 7 K/L yang mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dan 36 dinilai disclaimer. Pada tahun 2009 meningkat menjadi 45 K/L mendapat opini WTP dan tujuh disclaimer. Pada tahun 2010, 53 K/L yang mendapat WTP dari BPK dan hanya 2 yang dinyatakan disclaimer. Dan pada tahun 2011, jumlah K/L yang mendapat opini WTP meningkat menjadi 67.


Biro Hukmas


Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana