Rapat Koordinasi Tingkat Pusat Tahun 2010

26-03-2010 Umum Dilihat 1979 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Badan Pengawas Obat dan Makanan telah selesai melaksanakan Rapat Koordinasi Tingkat Pusat tahun 2010 pada 17-19 Maret 2010 di Hotel Bukit Indah, Purwakarta. Rakorpus ini dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari seluruh Pejabat Eselon I, Pejabat Eselon II, dan Pejabat Eselon III di kantor pusat dan dibuka oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Rakorpus kali ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan arah kebijakan dan strategi penyelenggaraan program serta menyepakati program unggulan Badan POM tahun 2011. Diharapkan dari Rakorpus tersebut dapat tersusun program unggulan yang antara lain akan menjadi acuan kegiatan operasional lapangan.

Setelah dibuka oleh Kepala Badan POM, Rakorpus dilanjutkan dengan penyajian kegiatan prioritas sebagai jabaran isu strategis bidang Pengawas Obat dan Makanan tahun 2010-2014 dan persoalan lintas Deputi yang perlu dipadukan dan diselaraskan di tahun 2011.

Pada diskusi kelompok satu yang membahas pelaksanaan Inpres No. 1 tahun 2010 tentang Percepatan Pembangunan Prioritas Nasional dihasilkan beberapa kesepakatan mengenai jumlah target minimal sarana yang akan diperiksa oleh masing-masing Balai Besar/Balai POM, pedoman analisa hasil kinerja Balai Besar/Balai POM, penyusunan executive summary hasil kinerja Balai Besar/Balai POM. Selain itu, Badan POM harus senantiasa menjalin komunikasi efektif dengan Kementrian Kesehatan, Kemenko Kesra, Bappenas dan UKP-PPP dan perlunya SK Kepala Badan POM terkait pelaksanaan Inpres nomor 1 tahun 2010 yang memuat pedoman dan petunjuk pelaksanaan Inpres 1/2010.

Hasil diskusi kelompok dua yang membahas mengenai revitalisasi peran dan tanggung jawab antara Badan POM dan Balai POM adalah kesepakatan berupa kejelasan fungsi, peran dan kewenangan antara Badan POM Pusat sebagai fasilitator dan advisor dan Badan POM di daerah sebagai pelaksana kebijakan pengawasan Obat dan Makanan di lapangan.

Sedangkan diskusi kelompok tiga yang membahas perbaikan tatalaksana pelayanan publik registrasi Badan POM menghasilkan kesepakatan mekanisme dan sistem pelayanan, tindaklanjut secara khusus masalah biro jasa, membentuk forum komunikasi untuk menyelesaikan masalah-masalah inter dan intra kedeputian, pemanfaatan secara optimal fasilitas IT yang telah dibangun oleh PIOM.

Kegiatan Rakorpus tersebut adalah merupakan suatu mata rantai perencanaan Badan POM yang merupakan perwujudan budaya profesionalisme di Badan POM.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana