Sosialisasi Aplikasi E-payment Tahap I

11-09-2013 Umum Dilihat 2278 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Jakarta, 10 September 2013 bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Badan POM RI dilaksanakan Video Conference terkait Sosialisasi aplikasi E-payment Notifikasi Kosmetik kepada 9 (Sembilan) Balai Besar/Balai POM antara lain Balai Besar POM di Medan, Balai Besar POM di Padang, Balai Besar POM di Bandung, Balai Besar POM di Yogyakarta, Balai Besar POM di Surabaya, Balai Besar POM di Semarang, Balai Besar POM di Denpasar, Balai POM di Batam, dan Balai POM di Serang

Acara dibuka oleh Plt. Kepala Badan POM dr. M. Hayatie Amal, MPH, dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa sosialisasi E-payment Notifikasi Kosmetik merupakan terobosan baru dalam Pelayanan Publik yang ada di Badan POM. Aplikasi E-payment ini juga merupakan salah satu pemenuhan janji Quick Wins untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dengan pengiriman data secara real time.

Drs. T. Bahdar Johan H., Apt., M.Pharm, Deputi II Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen, menyampaikan bahwa aplikasi E-payment Notifikasi Kosmetik diharapkan dapat mengefisienkan proses pembayaran Produk Notifikasi Kosmetik menjadi lebih akuntabel. Diharapkan setelah dilakukan sosialisasi ini Balai Besar/Balai POM dapat ikut mensosialisasikan kepada pendaftar di daerah mengenai implementasi aplikasi e-payment Notifikasi Kosmetik

Pada sesi selanjutnya Dra. Reri Indriani, Apt, M.Si Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan memaparkan presentasinya terkait Sistem Informasi Manajemen Pilar Perkuatan E-Payment Notifikasi Kosmetik Badan POM, diharapkan dengan aplikasi E-payment dapat mengurangi kendala-kendala yang dihadapi Badan POM terkait Laporan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) serta bertujuan diperolehnya efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses pembayaran serta kemudahan Tracking System.

Diharapkan kerjasama yang baik antara Badan POM dengan pihak Perbankan dan Pengembang aplikasi e-payment dapat mewujudkan pelayanan prima dan pelaporan PNBP yang lebih akuntabel dan akan selalu dimonitor serta dievaluasi agar terus dilakukan continous improvement. Pada akhir acara para pengembang berkomitmen untuk berkoordinasi dengan Badan POM, dalam waktu dekat akan dikembangkan.

Pusat Informasi Obat dan Makanan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana