Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan untuk Masyarakat, BPOM Raih 4 Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia 2026

11-10-2026 Kerjasama dan Humas Dilihat 252 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Surakarta – BPOM meraih 4 penghargaan pada ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang digelar di Surakarta, Kamis (8/10/2026). Prestasi tersebut diperoleh Balai Besar POM (BBPOM) di Yogyakarta dan BBPOM di Bandar Lampung.

BBPOM di Yogyakarta berhasil meraih Gold Winner Pelayanan Informasi Publik: Ruang Informasi Publik Inklusif & Modern serta Bronze Winner PPID Terbaik: Keterbukaan yang Bergerak, dari Informasi, Menjadi Layanan, Dampak, dan Kepercayaan Publik. Sementara, BBPOM di Bandar Lampung meraih Gold Winner Kanal Digital (Website): SAPA LAMPUNG Subsite Digital serta Silver Winner Pelayanan Informasi Publik Terinovatif: BAGUS Impact! Mengubah Data Menjadi Dampak: Dari Transparansi Meraih Kepercayaan Publik Paripurna.

AHI 2026 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang mengapresiasi kinerja kehumasan, keterbukaan informasi publik, serta inovasi komunikasi pada kementerian, lembaga negara, korporasi negara (BUMN/BUMD), pemerintah daerah, dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, dari 371 entri seluruh peserta, 178 trofi AHI diberikan kepada 80 institusi pemenang. 

Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan capaian ini menunjukkan kualitas pelayanan publik BPOM untuk masyarakat terus meningkat. “BPOM adalah pelayan masyarakat, oleh karena itu kami ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan Kepala BPOM, Kepala BBPOM di Bandar Lampung Heri Bagus Purnomo menyebut transformasi subsite digital Program SAPA LAMPUNG dan website lampung.pom.go.id menjadi garda terdepan pelayanan publik BBPOM di Bandar Lampung. Penyediaan layanan digital yang informatif, inklusif, dan responsif ini merupakan simbol transparansi BPOM.

Lebih lanjut, Kepala BBPOM di Yogyakarta Ani Fatimah Isfarjanti menekankan strategi komunikasi jemput bola bagi masyarakat melalui Inovasi Aksi Gendarku Bebas Boraks. Inovasi ini menerapkan konsep layanan “Satu Ruang, Beragam Kebutuhan Informasi Publik” dan mengedepankan empat pilar tata kelola yang mencakup penguatan kapasitas, kualitas layanan, serta monitoring, dan evaluasi.

Pada kesempatan yang sama, Etty Rusmawati mewakili BBPOM di Yogyakarta menjadi narasumber workshop AHI 2026. Dengan topik Menerjemahkan Kebijakan Menjadi Komunikasi yang Dipahami, Ia menjelaskan komunikasi kebijakan yang berhasil bukan sekadar membuat audiens menerima informasi, tetapi membantu mereka memahami apa artinya dan apa yang perlu dilakukan.

Pada ajang ini, Asmono Wikan, founder dan CEO Humas Indonesia hadir secara langsung menyerahkan penghargaan kepada pemenang AHI 2026. "Malam ini mari kita rayakan bukan hanya sebagai sebuah kemenangan dalam Anugerah Humas Indonesia, melainkan juga ajang untuk menyatukan seluruh insan humas Indonesia untuk terus bergerak maju, membangun transparansi, dan menguatkan kepercayaan publik di tengah tantangan zaman yang terus berubah," ujarnya.  

Selain itu, torehan ini juga melanjutkan tren positif BPOM di gelaran AHI. Pada tahun 2025, BPOM menyabet penghargaan sebagai Institusi Terpopuler di Media Sosial 2025.

Kepala BPOM kembali menegaskan bahwa rentetan prestasi ini bukanlah akhir. “Seluruh jajaran BPOM, baik di pusat maupun di daerah akan terus membangun budaya kerja yang profesional, responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan untuk masyarakat,” tutupnya. (HM-Maulvi)

 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana