Workshop of Risk Communication

12-04-2013 Umum Dilihat 1959 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

“Strengthening Risk Communication during Food Safety Emergency Response”

Salah satu usaha yang dilakukan untuk melindungi kesehatan konsumen adalah melalui suatu Sistem Respon Cepat (Rapid Response) berdasarkan analisis risiko, khususnya saat terjadi insiden pangan. P emahaman mengenai mekanisme komunikasi risiko keamanan pangan terutama saat terjadi insiden keamanan pangan perlu dilakukan. Badan POM RI cq Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan pada tanggal 11 April 2013 bertempat di kota Surabaya menyelenggarakan Workshop of Risk Communication dengan tema Strengthening Risk Communication during Food Safety Emergency Response” . Peserta Workshop ini berasal dari Badan POM RI, Balai Besar POM di Surabaya, Satuan Kerja Perangkat Daerah/SKPD terkait keamanan pangan, dan Perguruan Tinggi serta dihadiri oleh Indonesia emergency contact and focal points dan National and Competent Contact Points of Indonesian Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) .

Adapun tujuan dari Workshop ini adalah memberikan pandangan mengenai kebutuhan, manfaa t, dan prinsip penerapan komunikasi risiko saat terjadi insiden keamanan pangan ; menyampaikan pengalaman yang didapat dari negara-negara lain mengenai bagaimana menangani situasi food safety emergency response, membangun komunikasi yang baik di antara pemangku kepentingan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penatalaksanaan insiden keamanan pangan, serta untuk memberdayakan pemangku kepentingan keamanan pangan di daerah dalam memperkuat Jejaring Keamanan Pangan Daerah .

Pembicara pada Workshop ini yaitu Roy Sparringa, PhD (Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya), Prof. Alan Reilly ( Chief Executive, Food Safety Authority of Ireland ), Steve Otwell, PhD (Professor, Aquatic Food Products Program, University of Florida ) dan Drs, Halim Nababan, MM (Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan).

Peserta Workshop sangat antusias menyimak materi yang disampaikan para pembicara ( “The Experience and Lesson Learned of Food Safety Risk Communication in Indonesia” ; “The challenge of communicating and managing food safety risks in times of crises ”; “ HACCP as a Foundation for Risk Communications ”, “National Center of Food Safety Alert and Response ” ) dan berpartisipasi aktif pada sesi diskusi.

 

Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan

 

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana