Workshop Reformasi Birokrasi Badan POM

02-11-2009 Umum Dilihat 2624 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Workshop Reformasi Birokrasi – Good Government dan Clean Governance

Badan POM memiliki komitmen yang tinggi untuk segera melaksanakan Reformasi Birokrasi. Untuk itu Badan POM telah berupaya melakukan berbagai pembenahan antara lain dengan mendirikan gedung layanan satu atap, peningkatan kualitas SDM serta peningkatan sarana dan prasarana. Reformasi Birokrasi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), untuk itu Badan POM telah menetapkan 3 (tiga) jenis Program Percepatan (Quick Wins), yaitu 1) Pelayanan Registrasi Obat dan Makanan CEPPAT (Cekatan, Efisien, Profesional, Pasti, Akurat, Tanggap dan Transparan); 2) Transparansi Sertifikasi Produk Impor Obat dan Makanan; dan 3) Quick Respons Pengawasan Obat dan Makanan. Demikian laporan plh Sestama Badan POM, Dra. Lucky S. Slamet, MSc pada Workshop Reformasi Birokrasi yang diselenggarakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 26 Oktober s.d 28 Oktober 2009 yang sebelumnya telah didahului dengan pre-workshop tanggal 25 Oktober 2009. Workshop dihadiri oleh seluruh Tim Kerja dan Pokja Reformasi Birokrasi serta seluruh Kepala Balai Besar/Balai POM, Pejabat Pembuat Komitmen di Balai Besar/Balai POM serta Kepala Tata Operasional di Pusat, sehingga jumlah peserta Workshop ± 180 orang.

Tahap awal dalam mempersiapkan pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Badan POM telah dibentuk Tim Kerja Reformasi Birokrasi di Badan POM dengan didukung oleh 13 (tiga belas) Pokja yaitu Pokja-1 menangani Quick Win-1: Pelayanan Registrasi Obat dan Makanan CEPPAT; Pokja-2 menangani Quick Win-2: Transparansi Sertifikasi Produk Impor Obat dan Makanan; Pokja-3 menangani Quick Win-3: Quick Respons Pengawasan Obat dan Makanan; Pokja-4 menangani Penilaian Kinerja Organisasi Saat Ini; Pokja-5 menangani Postur Birokrasi 2025 dan Penataan Organisasi; Pokja-6 menangani Manajemen Perubahan; Pokja-7 menangani Penataan Sistem, Analisa Beban Kerja dan Penataan Tatalaksana; Pokja-8 menangani Penataan Sistem Manajemen SDM; Pokja-9 menangani Penguatan Unit Organisasi; Pokja-10 menangani Penyusunan Peraturan Perundang-undangan; Pokja-11 menangani Pengawasan Internal; Pokja-12 menangani Pemantauan Implementasi Reformasi Birokrasi; terakhir Pokja-13 menangani Promosi dan Komunikasi Reformasi Birokrasi.

Kepala Badan POM, Ibu Dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib, MS, MKes, SpFK. dalam pembukaan workshop meyampaikan bahwa dinamika dan perkembangan di bidang pengawasan obat dan makanan menuntut setiap aparatur pemerintahan untuk mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi. Salah satu upaya itu adalah dengan melakukan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi, pada tataran struktural dilakukan dengan penataan kembali organisasi agar lebih tanggap terhadap tuntutan kepentingan masyarakat. Sementara reformasi birokrasi pada tatanan kultural dilakukan melalui pengembangan profesionalitas dan penguatan etos kerja aparatur pemerintahan. Reformasi birokrasi yang kita jalankan, merupakan langkah terencana yang dilakukan Pemerintah, untuk membangun dan mengembangkan kinerja birokrasi kita.

Pada hari terakhir workshop, Ibu Kepala Badan POM mengajak semua warga Badan POM untuk mensukseskan program Reformasi Birokrasi untuk mencapai tata pemerintahan yang baik di Badan POM dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang prima dan perlindungan publik terhadap produk-produk obat dan makanan yang berisiko bagi kesehatan.

Pusat Informasi Obat dan Makanan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana