Klarifikasi Atas Penipuan yang Mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya

07-08-2015 Dilihat 8936 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

 

 PEMBERITAHUAN

TENTANG

KLARIFIKASI ATAS PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN
DEPUTI BIDANG PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DAN BAHAN BERBAHAYA

 

 

Sehubungan dengan kembali maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan, dengan hormat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya tidak pernah secara langsung ataupun menugaskan/memerintahkan siapapun juga untuk menghubungi/mengurus berbagai hal terkait tupoksi Badan POM dengan suatu imbalan berupa sumbangan/bantuan untuk berbagai keperluan yang tidak benar maupun hal-hal lain yang ilegal.
  2. Apabila ada oknum yang mengaku atau mengatasnamakan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya ataupun pejabat Badan POM lainnya dengan maksud yang tidak benar atau berpotensi merugikan masyarakat, kami mohon dapat disampaikan kepada Contact Center Badan POM HALOBPOM 1500533 atau Balai Besar/Balai POM seluruh Indonesia, langsung melaporkan kepada aparat yang berwenang.
  3. Untuk keterangan lebih lanjut terkait pemberitahuan ini bisa menghubungi Sekretariat Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Telepon/Fax. (021) 4253857.

 

Demikian surat pemberitahuan ini disampaikan agar masyarakat terhindar dari berbagai modus penipuan.

 

 

 

Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya

 


 

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut atau menyampaikan pengaduan obat dan makanan, dapat menghubungi lapor.go.id, Contact Center HALOBPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail halobpom@pom.go.id, Instagram @BPOM_RI, Facebook Page @bpom.official, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai/Loka POM di seluruh Indonesia.

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana